Jembatan Gantung 50 Meter ini Hanya Dibangun Dalam 1 Hari

Ekspedisi Sungkung. Jika Candi Prambanan yang terkenal tersebut konon hanya di bangun dalam tempo satu malam, meskipun tak satupun hal yang dapat membuktikannya, maka Jembatan Gantung sepanjang 50 meter ini nyata-nyata berhasil dibangun  hanya dalam waktu satu hari saja.  Incredible!

Adalah penduduk daerah Sungkung yang merupakan penduduk asli Kalimantan sub suku Dayak Bidayuh yang menghuni kawasan dataran tinggi puncak bukit dan dataran tinggi gunung Sungkung di perbatasan Sarawak Malaysia dengan Kalimantan Barat Indonesia yang mampu melakukan hal tersebut. Pemukiman ini terletak di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat dan sering disebut sebagai Sungkung Kompleks, terdiri dari 6 kampung, yaitu kampung Sungkung Senoleng, Sungkung Akit, Sungkung Lu’u, Sungkung Medeng, Sungkung Senebeh dan Sungkung Daun.  Pemukiman ini nyaris terisolir, sebab tidak ada jalan kendaraan darat menuju kampung mereka.  Satu-satunya akses adalah melewati Sungai Sekayam yang penuh riam dan jeram dengan waktu tempuh sekitar 8 jam perjalanan menggunakan perahu motor tempel dari pelabuhan Entikong di perbatasan Malaysia.  Jaman dahulu penduduk kampung harus berjalan selama 2 hari menuju Entikong.

wanita sungkungWanita Sungkung masih menggunakan gelang betis

Dibekali ketrampilan turun temurun, penduduk Sungkung ternyata mampu membangun jembatan gantung dengan panjang rata-rata 50 meter atau sama dengan lebar sungai Sekayam yang merupakan sungai utama di tempat mereka.  Tentu saja jembatan yang mereka bangun tidak terbuat dari material besi dan beton, melainkan menggunakan material lokal yang banyak terdapat di sekitar mereka yaitu berupa bambu dan ijuk sebagai bahan pengikat. Uniknya lagi abutment (pondasi bawah) dan tiang pylon (menara penyangga) jembatan dipilih dari pohon hidup yang terletak sejajar pada kedua belah bibir sungai. Biasanya pohon yang dipilih adalah pohon Sengkuang (Dracontomelon Dao) dan pohon Bungur (Lagerstroemia Indica) yang banyak tumbuh di tepian sungai Sekayam.

jembatan bambu_1Jembatan Gantung Bambu

Pembangunan jembatan dilakukan secara gotong royong.  Pria maupun wanita, tua dan muda penduduk desa serentak berkumpul di lokasi rencana pembangunan jembatan pagi-pagi sekali.   Mereka biasanya berjumlah 60 – 80 orang, tergantung jumlah penduduk kampung yang punya gawe. Seakan sudah mengerti tugasnya masing-masing, mereka segera saja mengambil posisi masing-masing.  Ada yang memilih dan memilah material bambu yang sudah mereka kumpulkan sehari sebelumnya.  Ada yang bertugas melangsir material.  Ada yang memasang dan merakit bambu.  Ada pula yang bertugas khusus mengikat sambungan bambu-bambu tersebut.  Oh ya! tak satu batangpun paku mereka pergunakan dalam pembangunan jembatan ini.

Sementara pembangunan jembatan berlangsung,  kaum wanitanya memasak dan menyiapkan makanan untuk mereka semua.  Konstruksi jembatan dibangun dan dirakit serentak dari dua arah sehingga bertemu tepat di tengah-tengah sungai.  Tak ada mandor atau pengawas dalam pekerjaan ini, hanya sesekali satu atau dua orang dari mereka memberi arahan seperlunya.  Gambar kerjapun tak mereka perlukan.  Semuanya disesuaikan dengan situasi dan kondisi lapangan yang ada. Walhasil, sebelum matahari terbenam Jembatan Gantung mereka sudah selesai dan dapat langsung dipergunakan.

Jembatan Gantung bambu ini banyak terdapat di sepanjang Sungai Sekayam.  Mereka membangun jembatan untuk memudahkan penduduk Sungkung membawa hasil panen ladang, sebab Sungai Sekayam sewaktu-waktu banjir dan berarus deras sehingga sulit untuk diseberangi.  Sungguh jembatan gantung yang murah dan tepat guna. Walaupun jembatan ini hanya dapat bertahan hingga 2 tahun saja, namun mereka kembali akan membangunnya di tempat lain lagi.  Dan hanya dibangun dalam waktu 1 hari saja! (DreamIndonesia)

About these ads

2 responses to “Jembatan Gantung 50 Meter ini Hanya Dibangun Dalam 1 Hari

  1. Ping-balik: Laporan Tahunan Aktivitas Blog Personal WordPress Tahun 2013 | Dwiki Setiyawan's Blog

  2. Ping-balik: Unik! Perahu Yang Berlayar Dari Atas Bukit | dream indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s