Hasil lengkap Djarum Indonesia Terbuka Super Series, Indonesia di tundukkan Malaysia

Inilah Hasil Lengkap Pertandingan Bulutangkis Djarum Indonesia Terbuka Super Series 2009:

Ganda campuran: Zheng Bo/Ma Jin [CHN/5]-Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung [KOR/2] 21-17 8-21 21-16
Tunggal puteri: Saina Nehwal [IND/6]-Wang Lin [CHN/3] 12-21 21-18 21-9
Ganda puteri: Chin Eei Hui/Wong Pei Tty [MAS/1]-Cheng Shu/Zhao Yunlie [CHN/2] 21-16 21-16
Tunggal putera: Lee Chong Wei[MAS/1]-Taufik Hidayat [INA/5] 21-9 21-14
Ganda putera: Jung Jae Sung/Lee Yong Dae [KOR/6]-Cai Yun CAI/Fu Haifeng [CHN/5] 21-15 21-18 .

badminton_416_tcm146-143959

Judul Pertandingan adalah Djarum Indonesia Terbuka Super Series 2009, tetapi dapatkah kita temui seorangpun wakil Indonesia yang meraih gelar di atas. Nihil!

Meskipun secara Luar Biasa Taufik Hidayat Lolos Ke Final, namun di partai paling bergengsi Tunggal putera Pemain senior Indonesia, Taufik Hidayat gagal menyelamatkan wajah tuan rumah setelah dikalahkan Lee Chong Wei dari Malaysia di final Indonesia Terbuka, Minggu (21/6)

Taufik yang ikut Djarum Indonesia Open atas nama pribadi kalah dua game 9-21 14-21 dari Chong Wei dalam pertandingan di istora Gelora Bung Karno. Dengan demikian pemain malaysia, Chong Wei mengulang prestasinya menjuarai Indonesia Terbuka pada 2007 lalu. Chong Wei hanya membutuhkan waktu 31 menit untuk menundukkan juara Olimpiade Athena 2004 itu.

Indonesia kembali ditundukkan oleh Malaysia di cabang olah raga paling populer di Indonesia ini. Bahkan pemain puteri India, Saina Nehwal memberi kejutan di Djarum Indonesia Terbuka Super Series dengan menjuarai tunggal puteri.

Nyaris tak berbekas keunggulan Indonesia seperti disaat Indonesia dahulu di segani hingga di tingkat dunia di era Rudi Hartono dan teman-temannya. Mari lihat, apakah memang karena Indonesia hanya mempunyai Taufik yang menjadi satu-satunya finalis dari Indonesia. Bandingkan dengan Cina yang mendominasi pertandingan tersebut. Cina mampu menempatkan empat wakilnya di final Djarum Indonesia Open Super Series 2009, sedangkan Korea Selatan dan Malaysia menempatkan dua wakilnya di final.

Ataukah target PB PBSI tidak realistis dengan kondisi yang ada sekarang ini, memasang target minimal bisa meraih dua gelar. Lihat. Dua nomor yang bakal mempersembahkan gelar adalah ganda campuran dan ganda putra. Sayang, pasangan yang diharapkan itu sudah tersingkir lebih dulu.

Apakah Bulutangkis di Indonesia hanya tinggal sejarah?

pustaka : Kompas.com & Yahoo!.news

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s