Grandong, Mobil Matik Dari Desa

Jika secara sederhana kita memaknai mobil matik (matic) adalah mobil yang hanya mempunyai tuas transmisi gigi maju dan mundur saja, maka mobil yang dimaksud judul tulisan di atas dapat dikategorikan sebagai salah satu varian mobil matik.  Namun jangan membayangkan mobil matik  yang dimaksudkan  adalah mobil dengan transmisi gigi otomatis made in Jepang atau Eropa yang sekarang mulai membanjiri jalan-jalan di kota-kota besar Indonesia, sebab selain kurang cocok dioperasikan di desa pedalaman Kalimantan yang nota bene terpencil dan kurang didukung oleh infrastruktur jalan yang memadai,  juga dirasakan kurang bermanfaat sebab tidak bisa dipergunakan untuk mengangkut hasil pertanian.

Nah! Mobil matik ala desa ini banyak dipergunakan di desa Seponti, Kabupaten Kayong Utara (KKU) Kalimantan Barat.  Desa Seponti adalah salah satu desa Transmigrasi di Kalimantan Barat.  Sebagaimana desa yang bergantung terhadap hasil pertanian, tentunya di butuhkan moda transpotasi yang sesuai untuk kondisi geografis setempat.  Berangkat dari hal tersebut, mobil yang di sebut Grandong oleh penduduk setempat ini sungguh sangat berguna.

Menggunakan sasis dan kaki-kaki mobil bekas, Grandong digerakkan oleh mesin diesel satu silender bertenaga 16 pk.  Body mobil dibuat dari pipa besi yang dilas, sedangkan bak belakang dibuat dari kayu lokal. Mesin yang banyak digunakan adalah merek Dongfeng ini langsung dihubungkan ke shaft lintang (drive shaft) menggunakan fanbelt untuk menggerakkan roda-roda.  Gear Box dipasang  untuk gigi maju dan mundur, sehingga lengkaplah Grandong sebagai mobil pengangkut hasil bumi yang  inovatif, murah, tepat guna dan ……… matik!

Mobil matik dari desa

Grandong Matik

About these ads

5 responses to “Grandong, Mobil Matik Dari Desa

  1. Kalo ditemptku org hanya menyebutnya DOMPENG, saya kurang tau siapa yg pertama kasi nama. Itu diambil dari nama merek mesin asal china, kalo di tempatku (berau kaltim) dipakai rata2 melansir buah sawit, batu, kayu, dan sbgnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s